Mendadak Jogja

May 3, 2013 § Leave a comment

Ga perlu mikir panjang untuk memulai jalan-jalan kali ini, Selasa, 15 Januari aing ngajakin begundal UT yang lain, si Edu & Fandi, ke Jogja ESOK hari. Rabu siang kita beli tiket KA Lodaya kelas Bisnis untuk Rabu malam pk 20.00. Harganya lumayan mahal bagi aing, Rp 145.000 untuk tiket berangkat dan Rp 185.000 untuk kepulangan. Yak ini adalah ‘ga mikir’ nya kami yang pertama, siang hari tiba-tiba beli tiket dan malamnya cus. Pukul 18.50 janjian di CK Sumur Bandung, sekitar 19.20 tiba di Stasiun Hall Bandung, dan sekitar 04.00 esok hari kami tiba di Stasiun Tugu Jogja. Masih ga nyangka Subuh itu aing udah di Jogja, bersama dua begundal.

Menunggu adzan subuh sambil bengong bertiga, si Edu mulai bergumam, “gue masih ga nyangka kita sekarang ada di Jogja”. Itu gumaman pertama si Edu dan akan terus diucapkan nyaris tiap jam selama di sana. Ganti baju, nyubuh, keluar stasiun, mengarah ke Malioboro, mencari pool Trans Jogja. Sempat salah arah, kami mengarah ke Pasar Kembang, namun sayang kami tidak menemukan ‘kupu-kupu malam’ sebagaimana diceritakan orang banyak, mungkin karena udah Subuh kali yak. Sampailah kami di Pool Trans Jogja paling ujung Malioboro, bayar Rp 3000 dan akhirnya kita putuskan pagi ini langsung menuju Prambanan. Tidak butuh waktu lama, sekitar 40 menit kami mendarat di Pasar Prambanan. Jam menunjukkan pukul 06.30, dingin dan lapar. Setelah mempelajari medan (alias luntang lantung ga nemuin tempat makan), akhirnya kami menemukan semacam tempat makan di Pasar Prambanan, dan nasi goreng menjadi lahapan pertama kami di Jogja. Selesai makan kita lanjut jalan menuju pintu masuk Candi Prambanan, sekitar 1km dari Pasar Prambanan. Tiba di Prambanan, beli tiket seharga Rp 30.000, masuk dan langsung duduk terdiam, masih ga nyangka pagi ini kita ada di Jogja, sekian ratus kilometer dari Bandung.

Mulai dari komplek Prambanan sampai Sewu, kita ngelakuin banyak hal, foto-foto, ngegalau candi, dan masih ngobrolin semua hal yang ada di Bandung, yang seharusnya ga kita analisis di saat liburan begini, tapi seru sih. Cukup berpanas-panasan keliling candi akhirnya kita ngadem ke museum, dan adem bener, sumpah! Jam sudah menunjukan pukul 11.00, kaki mengarah pintu keluar. Terlihat Masjid Raya Al-Muttaqun di seberang jalan keluar Prambanan, tergiur untuk mandi, akhirnya kami singgah untuk mandi dan Solat Zuhur terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan ke UGM. Sudah segar, kami menuju UGM via Trans Jogja.

Penamapakan di Prambanan

Penamapakan di Prambanan

Sampai di UGM dan tujuan utama kami adalah SGPC Bu Mulyo 1959, dekat UGM dan sangat terkenal kata si Edu, sampe saat itu aing iya iya aja. Sampai akhirnya 1.5 jam kita masih belum menemukan SPGC tersebut. Lapar, kesel, capek, aing udah mau nyerah, tapi si Edu tetep semangat, sampai akhirnya kita bener-bener sampe di SGPC itu. SGPC Bu Mulyo ini adalah SGPC yang cukup terkenal di Jogja. SGPC adalah singkatan dari Sego Pecel, yang artinya nasi pecel. Harga SGPC ini cukup mahal, Rp 20000 per porsi, namun sesuai dengan rasa di lidah. Lanjut cerita, menuju tempat pesan makan, dari kejauhan datang seorang wanita, tidak begitu jelas sampai akhirnya Edu memperkenalkannya ke gue dan Fandi. Namanya Vina. Ya, dia cewek yang membuat Edu sangat bersemangat untuk sampai di tempat ini. Apa yang aing rasakan setelah berkenalan? Lapar, capek, letih, kesel di awal tiba-tiba sirna. Ibarat menemukan oase di tengah gurun pasir. Ayu, tutur katanya anggun, persis seperti ratu jawa layaknya orang-orang sering perumpakan. Setelah mengambil makan masing-masing kami pun mulai saling bercerita. Vina adalah teman masa kecil Edu, mahasiswi teknik geologi UGM. Suatu penyesalan bagiku ketika dia bercerita ia tidakdiperbolehkan kuliah di ITB karena ketakukan orang tuanya dengan pergaulan di Bandung, sayang sekali. Sayang, kita ga sempat berfoto dulu. Sumpah, ini adalah best part of Jogja hari ini, ketemu Vina :3 Lanjut.. Sampai akhirnya obrolan dua jam lebih berakhir, kami saling berpamitan dan mulailah edisi galau Jogja. « Read the rest of this entry »

Advertisements

Manipulate

April 9, 2013 § 2 Comments

Akhirnya aing nulis lagi, di tengah kuliah yg lagi mencapai klimaks, di tengah tulisan ‘Mendadak Jogja’ yang ga beres-beres sampai TIGA BULAN ini, dan di tengah pencarian seorang wanita pendamping hidup yang tak kunjung datang.

Tau kan klo kalian jalan-jalan ke tempat baru kita bakal nemuin banyak hal baru? Kemarin malam aing seakan-akan jalan-jalan, padahal ga kemana-mana, yo mondok neng Bandung ae. Ini dia..

Minggu malam, anak-anak UT makan di The Kiosk Dago, di sana aing belajar, belajar makan ronde yang baik dan benar, sesuai EYD! Awal ceritanya si Vonya, pakar ronde dari UT, ngasih tau klo di sana ada ronde yang terkenal se-Bangdung raya gitu, ronde Alkateri. FYI tempat ronde Alkateri yang asli ada di Jalan Alkateri, Bandung. Klo dari Asia-Afrika itu belok kanan, deket kantor pos. Nah lanjut, trus aing pesan itu ronde dan Vonya si pakar ronde ngajarin aing makan ronde yang super shahih, yaitu lo makan ronde yang besarnya terlebih dahulu, trus nikmati isi kacangnya sembari makan ronde yang kecilnya. NIKMAT! Dominasi kacang yang pecah dari si ronde besar tiba-tiba ternetralisir dengan adanya si ronde kecil, gue nangis saking enaknya. Ini pas banget kayak lo jalan-jalan ntah ke negeri mana, dijamu warga setempat, dikenalin dan diajarin cara makan kuliner di sana, traveling banget!

Yaudah sih gitu aja, kali ini pendek aja :p Jadi intinya aing mau kasih tau, sebagaimana kita ketahui bersama, salah satu rukun saat melakukan ibadah traveling itu adalah makan makanan yang belum pernah lo makan. Nah jadi lo bisa seakan-akan ‘traveling’ tapi sebenarnya lo lagi ga traveling, kayak yang aing lakuin tadi, got my point?

2012

December 30, 2012 § Leave a comment

Hari ini Minggu, 30 Desember 2012, lusa Insyaallah sudah masuk tahun 2013 Masehi. Tahun yang penuh dengan peningkatan kemampuan diri, mungkin pernyataan itu yang bisa menggambarkan 2012 secara keseluruhan bagi aing, walaupun aing dalam status ‘mblo dari awal tahun sampe aing nulis ini post, beeuh tragis. Tambahan dikit, 20-an Desember 2011 berakhirlah sudah hubungan itu, berat sekali memulai tahun 2012 lalu, klo bahasa Sunda nya itu abot pisan. Life must go on, betul ternyata,  toh di akhir 2012 ini saya mengucap banyak Alhamdulillah dengan segala pencapaian di 2012. Yak dimulai saja ceritanya. Oiya sebelum membaca, saya ingatkan saya menuliskan semua ini hanya semacam pelampiasan hobi menulis, tidak ingin bersombong ria, tidak cari perhatian berharap ada seorang wanita akan tertarik dengan saya, atau apapun. Yak, here we go!

Di awal Januari dimulai dengan patah hati (masih aja diinget), eh salah dimulai dengan persiapan Cianjur Grand University Day (CGUD), inti acara ini adalah pameran kampus-kampus untuk adik-adik SMA, acara pertama perkumpulan seluruh mahasiswa asal Cianjur. Dan saya kebagian menjadi PJ Ekspo Kampus. Cukup ribet ngurusin sekian kepala dari sekian puluh universitas. Tapi saya sempat liburan sejenak loh, bertemu sahabat kecil zaman SMP di Kota Tua Jakarta, ada Afif, Intan, dan Puspita. Luar biasa, kita terakhir bertemu itu sekitar 5,5 tahun. Mau tau respon mereka dengan saya yang sudah lama tak bersua ini? Komentar Intan dan Puspita ya bisa ditebak lah, ‘eh makin ganteng aja Zan’. Hmm, lupakan, lanjut ke Februari, di awal Februari eksekusi CGUD, lega rasanya acara ini dinilai cukup berhasil.

Januari - Baru saja patah hati

Januari – Baru saja patah hati

Februari - CGUD, modus pertama

Februari – CGUD, modus pertama

Lanjut dan dimulailah persiapan Ganesha Tennis Tournament (GTT), sebuah turnamen tenis lapangan yang diadakan Unit Tenis ITB. Kali ini saya kebagian jadi Kadiv Produksi. Berasa jadi kuli, semua nyaris beres mendekati deadline, tapi Alhamdulillah semua berakhir dengan baik. Nyaris sama dengan CGUD, sebelum eksekusi GTT saya juga sempat-sempatnya liburan ke Belitung, cuma dua hari dua malam, ya lumayan menyegarkan di tengah peliknya GTT dan kehidupan seorang ‘mblo (lalu ketawa miris). Lanjut kuliah sampai akhirnya libur semester genap, akhir Mei hingga Agustus, you know lah liburnye tige bulan coi. Banyak pilihan dimulai dari jadi panitia osjur, panitia OSKM, atau ngambil SP. Sampai akhirnya aing pilih ikut beberapa kepanitian dan liburan. Sebenarnya ada ulasan khususnya, ini ni klo mau baca lagi >> Panjang banget. Jadi review dikit, aing menghabisi tiga bulan itu dengan jadi staf dokumentasi KRN Regional II, backpacking ke Singapur + Johor Bahru, lalu lanjut super backpacking ke Karimunjawa, lanjut jadi staf dokumentasi KRN Nasional, ikutan PLTMH + PLTS KKN Tematik, dan libur lebaran di Belitung (lagi). Sampai akhirnya masuk kuliah lagi, Semester LIMA!! Semester dengan harapan punya gandengan lagi, nyatanya? nope! « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with UT at FRESH THOUGHT, FRESH JOKE.

%d bloggers like this: