2012

December 30, 2012 § Leave a comment

Hari ini Minggu, 30 Desember 2012, lusa Insyaallah sudah masuk tahun 2013 Masehi. Tahun yang penuh dengan peningkatan kemampuan diri, mungkin pernyataan itu yang bisa menggambarkan 2012 secara keseluruhan bagi aing, walaupun aing dalam status ‘mblo dari awal tahun sampe aing nulis ini post, beeuh tragis. Tambahan dikit, 20-an Desember 2011 berakhirlah sudah hubungan itu, berat sekali memulai tahun 2012 lalu, klo bahasa Sunda nya itu abot pisan. Life must go on, betul ternyata,  toh di akhir 2012 ini saya mengucap banyak Alhamdulillah dengan segala pencapaian di 2012. Yak dimulai saja ceritanya. Oiya sebelum membaca, saya ingatkan saya menuliskan semua ini hanya semacam pelampiasan hobi menulis, tidak ingin bersombong ria, tidak cari perhatian berharap ada seorang wanita akan tertarik dengan saya, atau apapun. Yak, here we go!

Di awal Januari dimulai dengan patah hati (masih aja diinget), eh salah dimulai dengan persiapan Cianjur Grand University Day (CGUD), inti acara ini adalah pameran kampus-kampus untuk adik-adik SMA, acara pertama perkumpulan seluruh mahasiswa asal Cianjur. Dan saya kebagian menjadi PJ Ekspo Kampus. Cukup ribet ngurusin sekian kepala dari sekian puluh universitas. Tapi saya sempat liburan sejenak loh, bertemu sahabat kecil zaman SMP di Kota Tua Jakarta, ada Afif, Intan, dan Puspita. Luar biasa, kita terakhir bertemu itu sekitar 5,5 tahun. Mau tau respon mereka dengan saya yang sudah lama tak bersua ini? Komentar Intan dan Puspita ya bisa ditebak lah, ‘eh makin ganteng aja Zan’. Hmm, lupakan, lanjut ke Februari, di awal Februari eksekusi CGUD, lega rasanya acara ini dinilai cukup berhasil.

Januari - Baru saja patah hati

Januari – Baru saja patah hati

Februari - CGUD, modus pertama

Februari – CGUD, modus pertama

Lanjut dan dimulailah persiapan Ganesha Tennis Tournament (GTT), sebuah turnamen tenis lapangan yang diadakan Unit Tenis ITB. Kali ini saya kebagian jadi Kadiv Produksi. Berasa jadi kuli, semua nyaris beres mendekati deadline, tapi Alhamdulillah semua berakhir dengan baik. Nyaris sama dengan CGUD, sebelum eksekusi GTT saya juga sempat-sempatnya liburan ke Belitung, cuma dua hari dua malam, ya lumayan menyegarkan di tengah peliknya GTT dan kehidupan seorang ‘mblo (lalu ketawa miris). Lanjut kuliah sampai akhirnya libur semester genap, akhir Mei hingga Agustus, you know lah liburnye tige bulan coi. Banyak pilihan dimulai dari jadi panitia osjur, panitia OSKM, atau ngambil SP. Sampai akhirnya aing pilih ikut beberapa kepanitian dan liburan. Sebenarnya ada ulasan khususnya, ini ni klo mau baca lagi >> Panjang banget. Jadi review dikit, aing menghabisi tiga bulan itu dengan jadi staf dokumentasi KRN Regional II, backpacking ke Singapur + Johor Bahru, lalu lanjut super backpacking ke Karimunjawa, lanjut jadi staf dokumentasi KRN Nasional, ikutan PLTMH + PLTS KKN Tematik, dan libur lebaran di Belitung (lagi). Sampai akhirnya masuk kuliah lagi, Semester LIMA!! Semester dengan harapan punya gandengan lagi, nyatanya? nope! « Read the rest of this entry »

Karimunjawa, here comes the sun

September 24, 2012 § Leave a comment

Awal Juni lalu urang dihadapkan pada pengangguran yang cukup panjang. Terjadwal KRN 2012 dan KKN Tematik baru akan dimulai pada akhir Juni. Sampai akhirnya dapat hidayah buat umrah alias melancong ke Karimunjawa bersama keenam kerabat. Langsung saja, sempat terseok-seok karena kebanyakan kerabat tidak bisa ikut serta, akhirnya terbeli lah tiket Kramat Djati eksekutif seharga 90rb menuju Jepara dengan tanggal 24 Juni 2012. Kebodohan pertama yang kami lakukan adalah tidak mencari info cuaca, sekian jam sebelum berangkat kami dapati info bahwa ombak akan mencapai ketinggian tiga meter pada esok harinya, 25 Juni, suereeem cuk! Ya sudahlah, tiket sudah terbeli, berdoa saja semoga perjalanan ini tidak berakhir di rumah sakit atau lebih-lebih berakhir di suatu pulau terpencil dan urang jadi tarzan. Jam menunjukkan pukul 18.30, kami berangkat dari pool Bus Kramat Djati Dago, bismillah..

Karimun Indah Homestay Guests

Sampailah di Pelabuhan Jepara sekitar pukul 07.00. Perhentian terakhir seharusnya ada di Terminal Bus Jepara, namun kali ini langsung diantarkan ke Pelabuhan karena mayoritas penumpang akan melanjutkan perjalanan ke Karimunjawa. Kernetpun meminta biaya tambahan goceng perkepala (maksudnya per manusia, lebih halus lagi maksudnya per orang). Karena kami menganut kepercayaan ‘backpacker’ maka dengan sedikit lincahnya kami ‘kabur’ tanpa membayar biaya tambahan tersebut, catet! ini prinsip backpacking pasal 34 ayat 2. Lanjut beli tiket kapal ekonomi KMP Muria, 30rb, ENAM JAM PERJALANAN+MUNTAH! Okesip, ga perlu gue ceritain ngapain aje gue di kapal, intinya gue makan pop mie, muntah-muntah sampe kapal berlabuh. Untungnya ada satu partner yang ikutan muntah, ga mau kalah dia, persaingan ceritanya. Singkat cerita tiba lah kami di daratan Karimunjawa, tanya-tanya, jalan kaki sejauh 1 km ke alun-alun, dan makan di rumah makan paling terkenal seantero Karimunjawa, « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with Karimunjawa at FRESH THOUGHT, FRESH JOKE.

%d bloggers like this: