First Look at Bangkok

June 12, 2013 § Leave a comment

Sudah sepuluh hari di negeri orang, aing mau sedikit cerita. Bagian awal cerita kali ini emang sangat sendu, seakan membuat para pembaca ingin mengelus pukpuk kasian buat diriku ini, markemon, mari kita kemon!

Sabtu pagi, 1 Juni 2013, Induak jo Abak lah tibo di kosan, aing masih tertidur pulas di kamar. Ceritanya hari itu mereka jemput aing berikut semua barang-barang ke Cianjur. Yak, ini adalah tahap persiapan menuju kerja praktek (KP) di KMUTT Bangkok. Baah, akhirnya cita-cita aing mencari banci-banci Thailand tercapai (Eh maksudnya jalan-jalan ke Thailand, sumpah serius yang banci becanda doank). Minggu siang aing pamit sama Ibu dan Ilham, mau nangis di pelukan Ibu eh Ibu nya biasa aja, yaudah ga jadi nangisnya. Lanjut, jadi siang ini aing sama si Babeh menuju Soekarno-Hatta dan tiba di tekape sekitar pukul 20.00. Menunggu jemputan dan nginep di salah satu hotel di daerah Cengkareng, ceritanya ga mau telat buat penerbangan cukup pagi besok harinya. Bangun jam 04.00 Senin pagi, mandi syalala dan tibalah di Terminal 3, terlihat Berlian sudah menunggu semalam, yak doi nunggu semalem di sini, gelo emang. Berlian Teknik Elektro 2010, doi partner KP aing selama dua bulan ke depan (dan partner jalan-jalan pastinya). Pamit sama Babeh dan aing take off sekitar 07.20, see you later Indonesia ­čÖé

Tau hal paling luar biasa di penerbangan ini, pilotnya klo kasih report pasti diawali dengan Assalammualaikum, ini kali pertama aing nemuin pilot cem ini, Subhanallah. Tiga jam 20 menit penerbangan dan akhirnya landing di Don Mueang Bangkok, airport kelas ekonomi, beda jauh Suvarnabhumi Airport yang katanya apik tenan. Tapi tak apalah, bagaimanapun juga sudah landing di Bangkok. Dijemput oleh dua mahasiswa S3 nya Mr.Poj, Song dan Tik. Anjer, si Song cantik coi, manusia tipikal Thailand pisun, rambut panjang, putih gitu. Yak kita menuju KMUTT dan diperkenalkan dengan Mr.Poj sebagai advisor dan Aun sebagai buddy kami selama di sini. Baru sekian jam dan perasaan udah ga enak, mulai dari belum bisa komunikasi dengan keluarga dan teman di Indo sampai ketakutan pada projek yang bakal dikasih nanti, ah cups. Satu lagi, masalah awal ga sampe di sini aja, sampe pada masalah makanan yang harus dipaksa masuk ke perut dengan sekian banyak tegukan air putih. Ngelu pisan reeeek!

Ngajikhun Indonesia featuring Thailand, geulis kan?

Ngajikhun Indonesia featuring Thailand, geulis kan?

Namun hari-hari semakin menyenangkan, dimulai dari sim card hape sudah dapat digunakan, projek yang sudah jelas akan bagaimana diselesaikan ke depannya, dan terbiasa dengan makanan lokal. Puncaknya adalah Jumat bertemu dengan sesama teman-teman S2 dan S3 dari Indonesia di Masjid Darussalam di dekat kampus. Bercanda gurau, bebas pake Bahasa Indonesia! Beres Jumatan pun kita disedian makan siang gratis oleh Masjid, plus es cendol yang super wenak. Hari-hari semakin berwarna karena malamnya kami ke Asiatique bersama Pat, Za, dan James. Pat adalah perempuan muslim asli Thailand nan geulis yang awalnya kita ajak berkenalan di kantin kampus, geulis coi, geulis! Achievement unlocked! Minggu hari ga kalah seru, Ngajikhun dengan mahasiswa muslim Indonesia dan Thailand di Mahidol University. Dan sekali lagi aing nemuin perempuan muslim Thailand nan geulis di sini, catet ini kali kedua. Sampai akhirnya hari ini, menyempatkan menulis, membagi cerita untuk para pembaca. Masih sekitar tujuh minggu ke depan di sini, nantikan cerita neng-neng geulis Thailand selanjutnya, HAHAHAHA.

Pat geulis pisun (dan aing di sampingnya)

Pat geulis pisun (dan aing di sampingnya)

Ngajikhun, aing nyempil

Ngajikhun, aing nyempil

Gaya sikit

Gaya sikit

Yak, kesulitan terbesar itu memang ada di awal jalan. Kesulitan akan surut seraya berusaha dan kalaupun mengeluh itu pun tak apa, asal pada tempat yang tepat.

Belitung, Pelangi anyar Indonesia

October 13, 2012 § 2 Comments

Libur lebaran kemarin sy berkesempatan menghabiskan waktu di Negeri Laskar Pelangi, Belitung. Ini kali kedua sy ke sana, sebelumnnya pada Maret 2012, cuma dua malam. Dan sekarang anda sekalian tahu berapa lama saya di sana? kurang lebih 17 hari sodara-sodara! FYI sebelumnya sy ber-KKN Tematik ria selama dua minggu dan dimulai dari sana kulit sudah mulai bereksotis ria, ditambah dua minggu di Belitung makin eksotis, bayangkan saja sy seperti Michael Jackson junior dg rambut agak lurus, hoeeeeks. Langsung saja!

spoiler, perjalanan menuju Lengkuas, cantik kali

Tidak sulit mencapai negeri ini, 50 menit penerbangan dari Soetta, Batavia melayani satu kali penerbangan tiap harinya, dan Sriwijaya dengan tiga kali penerbangan. Landing di Bandar Udara H.A.S. Hanandjoeddin anda akan disambut dengan hawa panas layaknya daratan pinggir laut. Selanjutnya untuk mencapai pusat kota sejauh belasan kilometer kita bisa menggunakan jasa travel ilegal, lupa tarifnya, klo ga salah sekitar 20 ribu rupiah saja. Oiya perlu diingat di sini kita ga bakal menemukan kendaraan umum seperti angkot, taksi, atau semacamnya, aneh ya? Oke langsung saja ke beberapa tempat menarik yang sy kunjungi, cekidot broh

Pantai Tanjung Pendam

Pantai Tj Pendam, di pinggir pusat kota Tj Pandan

Pantai Tanjung Tinggi

Pantai Tj Tinggi, batu-batu besar bertaburan

Pantai Burung Mandi

Jepretan fave selama di Belitung

« Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with jalanjalan at FRESH THOUGHT, FRESH JOKE.

%d bloggers like this: