Melipir ke Bangkok dan Sekitarnya

August 22, 2014 § Leave a comment

Kejadiannya lebih dari satu tahun yang lalu, tapi baru ditulis sekarang, dosa besar! Ampuni aku ya teman-teman pembaca (emang ada yang baca?). Jadi ceritanya Juni sampai Juli 2013 lalu aing Kerja Praktek (KP) bareng Berlian di salah satu kampus di Bangkok, namanya King Mongkut’s University of Technology Thonburi (KMUTT). Kenapa KP di kampus? Ya bae atuh, aing nge-gawe kerjaan dari salah satu dosen, gawe di salah satu lab gitu. Lika-liku kehidupan di awal KP udah aing ceritain di bawah, scroll aja. Sekarang aing bakal bagi-bagi cerita jalan-jalannya aja.
Thailand terlalu luas klo mau didatangi satu per satu wilayahnya. Phuket ada di sebelah selatan, Bangkok di tengah, dan Chiang Mai yang dingin ada di utara. Nah berhubung aing Senin sampai Jumat harus ke lab maka aing jalan-jalan cuma di Bangkok dan kota-kota di sekitarnya. Tetep seru kok, belanja, jalan-jalan, dan kuliner. Aing bakal ceritain beberapa tempat yang aing datengin selama dua bulan KP di Bangkok, hampir semua aing datengin, jadi lumayan bisa jadi referensi teman-teman yang berencana main ke Bangkok dan sekitarnya.

Bangkok surga belanja! Ini aing ketemu cewek-cewek rempong Jakarte dan bule-bule Prancis, berburu jersey KW bareng!

Bangkok surga belanja!
Ini aing ketemu cewek-cewek rempong Jakarte dan bule-bule Prancis, barengan berburu jersey KW

Grand Palace
Belum ke Bangkok namanya klo belum ke Grand Palace. Grand Palace adalah semacam komplek istana yang terdiri dari bangunan istana itu sendiri dan beberapa Wat (candi) di dalamnya. Biaya masuk untuk turis asing adalah 500 baht (sekitar 167 ribu Rupiah) dan GRATIS untuk turis lokal. Klo aing sih masuk gratis (HAHAHA). Waktu itu aing ke sana bareng temen lab, Pi Dew panggilannya, asli Thailand. Kami melewati pintu belakang dan Pi Dew bertanya ke orang sekitar sana, apakah boleh lewat sana atau ga. Hasilnya petugas tidak ada yang acuh dan kami berlenggang masuk dengan santai. Tiba di dalam baru mengeluarkan kacamata dan kamera (HAHAHA). Jangan ditiru jika tidak bernyali! Oiya bagi mahasiswa asing yg kuliah di Thailand juga bisa masuk dengan gratis dengan menunjukkan KTM di loket tiket. Diskon ini juga berlaku di berbagai tempat wisata di Thailand, silahkan dicoba di tempat lain.

Salah satu pojok Grand Palace

Salah satu pojok Grand Palace dengan Berlian, belahan hati selama di Bangkok

Wat Arun
Candi ini terletak di pinggir sungai Chao Phraya. Paling tepat dikunjungi setelah selesai dari Grand Palace karena jaraknya yang lumayan berdekatan. Jalan sekitar 15 menit dari Grand Palace ke pinggir sungai lalu menaiki kapal penyeberangan dengan biaya 5 atau 10 baht. Biaya masuk Wat Arun untuk turis asing adalah 50 baht (sekitar 17 ribu Rupiah) dan sekali lagi GRATIS untuk turis lokal. Apakah aing masuk dengan gratis lagi? IYA DONK. Kali ini dengan lebih horor karena masuk lewat pintu utama, diam hening berlagak cem orang Thai asli. Ngantre 5 menit terlama dalam hidup aing!

Madame Tussauds
Wah ini sih seru bingits! Madame Tussauds itu semacam museum yang isinya adalah patung (lilin klo ga salah) bintang dunia, mulai dari artis, pemimpin dunia, sampai ilmuwan. Di Asia cuma ada tujuh museum, yang paling dekat ada di Singapur dan Bangkok.

Tiket masuknya sebesarnya 800 baht (sekitar 267 ribu Rupiah), sama untuk turis lokal maupun asing. Madame Tussauds Bangkok memiliki satu patung pemimpin dunia yang berasal dari Indonesia, Soekarno! Keren kan?
Aing ke sini sama si Ayuk dan Rara, mahasiswi UB yang internship di KMUTT juga, bayarnya cuma 350 baht! (HAHAHA) Modalnya cuma LoA kepunyaan aing, punya Ayuk dan Rara ketinggalan tapi ikut dapat diskon juga, Alhamdulillah. Di loket tiket silahkan tunjukkan LoA atau KTM tempat teman-teman berkuliah di Thailand , didiskon deh.

Ini patung udah hampir aing nikahin

Ini patung udah hampir aing nikahin

Chatuhcak Weekend Market
Pasar tradisional yang buka cuma Sabtu dan Minggu. Salah satu tempat yang wajib dikunjungi klo jalan-jalan ke Bangkok. Isinya macem-macem makanan dan souvenir, ada kaos, pasmina, patung-patung buat oleh-oleh, mainan kunci, dll. Cari oleh-oleh paling tepat emang ke sini.

Ada SPG keliling, cewe Thailand emang selalu menggoda, tapi sebagai laki-laki kita harus lebih berhati-hati!

Ada SPG keliling, cewe Thailand emang selalu menggoda, tapi sebagai laki-laki kita harus lebih berhati-hati!

Khao San Road
Khao San adalah sebuah jalan yang isinya terdiri dari  penginapan, tempat makan, bar, dan banyak pedagang kaki lima (banyaknya makanan). Ke sini jangan pagi atau siang hari karena emang bukanya cuma malam hari. Waktu itu aing ke sini bareng Afif Izatullah (yang siangnya baru aja sampe di Bangkok), Ayuk, dan Rara.

Makan, joget, belanja!

Makan, joget, belanja!

Asiatique
Adalah kawasan bermain dan makan yang terletak di pinggir Sungai Chao Phraya. Di sini juga terdapat sebuah ferris wheel yang gede bukan main, mayan bisa liat Bangkok dari ketinggian. Aing dua kali ke sini, pertama cuma makan sambil nongkrong, kedua buka puasa karena ada festival makanan halal. Dua kali ke sini tapi ga naik ferris wheel-nya karena aing rasa cukup mahal, 200 baht (sekitar 67 ribu Rupiah).

Bangkok Art and Culture Centre (BACC)
Nah ini orang-orang banyak yang gatau, BACC terletak di pusat perbelanjaan Bangkok. Isinya macem-macem barang seni, banyaknya sih lukisan. Lumayan seru bisa cuci mata gratis. Klo abis belanja di Siam Paragon atau MBK bisa mampir ke sini, sekalian istirahat sambil ngadem. Aing ke sini dua kali, pertama cuma sendiri (ngegalau) dan kedua bareng Ayuk & Rara.

"Oh begitu toh cara nyusuin anak," kata si akang ngeliatin

“Oh begitu toh cara nyusuin anak,” kata si akang ngeliatin

Vimanmek Mansion
Ini Mansion-nya mantan-mantan aing. Eh maksudnya mansion-nya mantan raja-raja Thailand. Silahkan pikir-pikir lagi klo mau ke sini karena kita cuma keliling di dalam mansion, liat-liat perabotnya, dan paling ngeselin adalah NO CAMERA! Harga tiket masuknya saya lupa, tidak lebih dari 100 baht (33 ribu Rupiah). Tapi seru-seru aja kok, apalagi klo ramean, bisa ngomenin rame-rame anggota kerajaan yang tampangya ga kayak raja banget! Ampun, maafkan! Aing ke sini lumayan rame, bareng 3 buddy Thai, 3 mahasiswa Vietnam, Berlian, Ayuk, dan Rara.

Pattaya
Dua jam dari Bangkok, bisa diakses menggunakan travel seharga 99 baht (33 ribu Rupiah) dari Victory Monument (nol KM nya Bangkok). Klo ke Pattaya bisa ke pantai-pantainya liatin bule jemuran (lebih tepat kayak liat dendeng dijemur), sewa motor sekitar 150 baht (50 ribu Rupiah) lalu ke Buddha Hill, Silver Lake, dan Pattaya Floating Market. Oiya Pattaya Floating Market juga kasih GRATIS buat teman-teman mahasiswa Thailand, silahkan tunjukkin KTM aja di loket karcis. Malem-malem bisa ke Walking Street liat orang ‘senang-senang’ atau nonton parade banci nan seksi. Yang malem-malem ini aing ga ikutan, dua kali ke Pattaya ga pernah nginep, jadi ga bisa liat yang begituannya, jangan ditiru ya, jalan-jalan harus total!
Jalan-jalan kedua kali ke Pattaya menyimpan satu cerita super lucu, seru, kocak, dan ada sedihnya juga. Pagi itu Aing, Berlian, Ayuk, dan Rara berangkat ke Pattaya via travel. Baru aja sampe dan Rara sadar dompetnya hilang, waktu itu dia baru seminggu sampe di Bangkok, sedih. Sewa dua motor lalu kami berangkat menuju Buddha Hill dan Silver Lake, sekitar 20 km dari pusat kota. Di tengah jalan kami diperas seorang polisi dan diminta bayar 1000 baht (sekitar 330 ribu Rupiah), gelo! Kami berlagak ga punya uang (tapi emang ga bawa banyak uang deng) tapi si polisi masih bersikeras. Sampai akhirnya Berlian dengan santainya menawarkan Rupiah sebagai pengganti, meyakinkan selembar SEPULUH RIBU RUPIAH itu seharga dengan 1000 baht. Doi ketipu gara-gara nol nya banyak kali ya. Si polisi percaya lalu pergi, Berlian jagoan. Tapi sepertinya si polisi punya kekuatan mistis. Lima menit berjalan lalu motor ban Berlian bocor, terpaksa nambal seharga 150 baht, lumayan mahal, mungkin dikutuk sama si polisi setelah dia tahu dia ditipu. Sampai akhirnya kami tiba di Buddha Hill lalu ke Silver Lake, Alhamdulillah, seru banyak cerita.

Silver Lake!  Ga hanya pantai, Pattaya juga punya kawasan perbukitan yang sejuk

Silver Lake!
Ga hanya pantai, Pattaya juga punya kawasan perbukitan yang sejuk

Ayutthaya
Ayutthaya adalah ibu kota Thailand terdahulu sebelum akhirnya pindah ke Bangkok. Paling seru ke Ayutthaya menggunakan kereta ekonomi super bersih & nyaman yang dipenuhi bayak turis asing dari Bangkok. Ditempuh sekitar 2 jam dan biayanya sekitar 20 baht, murah pisun! Sampai stasiun jangan sekali-kali menggunakan Tuk-tuk sebagai moda transportasi di sana, mahal! Langkah sampai stasuin adalah menyeberangi sungai menggunakan kapal lalu sewa motor seharga 150-200 baht seharian. Tujuan selanjutnya tinggal pilih, mulai dari Wat yang mirip banget sama Prambanan sampe Wat punya patung Buddha yang menempel di akar pohon.

Akhirnya aing duduk sama dua bule Jerman di kiri foto, sepanjang jalan ngobrol, cantik ya :*

Akhirnya aing duduk sama dua bule Jerman di kiri foto, sepanjang jalan ngobrol, cantik ya :*

Aytuthaya isinya Wat semua

Setelan bule momotoran keliling Ayutthaya

Hua Hin
Akses ke Hua Hin paling tepat adalah menggunakan travel seharga sekitar 150 baht dari Victory Monument, sama klo mau ke Pattaya. Tujuan wisata di Hua Hin cukup banyak, namun cukup jauh dari pusat kota. Mengharuskan kita membayar lumayan mahal. Aing ke Hua Hin bersama Berlian, Pak Ade, dan Bu Novi. Kami bermalam di sebuah guest house bule amerika yang pernah tinggal lama di Jakarta (doi bisa bahasa Indonesia), tiduran dan liat bule berjemur di pantai dan nongkrong di tempat super keren di Cicada Market. Cicada Market menjual banyak souvenir dan makanan. Di dalamnya juga banyak pertunjukkan, mulai dari break dance, musik, hingga drama.

Pantai landai dengan background gedung, awesome!

Pantai landai dengan background gedung, awesome!

Sekian dulu, semoga bermanfaat, sampai jumpa di lain tempat, di lain kebahagiaan 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Melipir ke Bangkok dan Sekitarnya at FRESH THOUGHT, FRESH JOKE.

meta

%d bloggers like this: